Rabu, 01 Januari 2014

If MLM so Great why i'am depressed???





                                           If MLM So Great Why I'am depressed?????
Zaman sekarang banyak sekali orang di Indonesia khususnya mahasiswa yang menyepelekan bisnis network marketing, baru mendengar namanya saja sudah alergi duluan padahal ketika ditanya apa yang ia ketahui tentang network marketing? dia sendiri tidak tau jawabannya hanya pernah mendengar kabar simpang siur yang belum jelas kebenarannya. Padahal bisnis network marketing adalah bisnis yang memberikan passive income dan potensi penghasilan yang  sangat besar. Tidak salah jika ,masih banyak orang yang tidak sejahtera di dunia ini salah satunya adalah karena perbedaan paradigma, saya mengutip dari salah satu buku yang sangat menarik yang dikarang oleh salah satu konsultan orang ultra kaya di Amerika seperti Bill Gates, Mark zuckerberg, Donal Trump, dan masih banyak lagi. Robert T. Kiyosaki menulis dalam bukunya bahwasanya perbedaan 2 paradigma itu yakni paradigma umum dan paradigma sukses. Paradigma umum yang dipakai 95% orang di dunia ini menganut konsep nortmal yang mana orang bekerja untuk mendapatkan sebuah penghasilan, yang akhirnya penghasilan itu menjadi rencana masa depan bagi mereka. Tidak ada yang salah dari konsep tersebut sebenarnya, tapi tanpa kita sadari konsep tersebut memilki kelemahan. Apa kelemahannya? yaitu jika suatu saat ia tidak dapat bekerja lalu bagaimana dengan penghasilan, dan rencana masa depan akan dipertanyakan? Sedangkan paradigma yang ke dua adalah paradigma sukses yang mana hanya dipakai 5 % orang di dunia, sebenarnya konsepnya tidak jauh berbeda. Ia bekerja, tapi cara kerja dia smart yaitu  dengan membangun sebuah aset yang mana  dari aset tersebut  akan memberikan penghasilan terus- menerus walaupun ia sudah tidak bekerja lagi, inilah yang disebut passive income atau penghasilan pasif. Dan untuk membangun sebuah aset, bpk. Robert T. Kiyosaki mengatakan ada 3 sistem bisnis, berikut gambarnya.

   

Seperti yang kita ketahui dari ke tiga sistem  bisnis tersebut, bisnis terakhir lah yang paling mudah untuk dikerjakan,dan Robert. T. Kiyosaki sendiri pun menyarankan untuk membangun bisnis di no yang terakhir. Mengapa demnikian? karena modal, resiko kecil, sedangkan tempat dan waktu fleksibel, keahlian pun telah ada sistem, kita cukup menduplikasi sistem yang sudah ada kita pasti sukses. Dan bagusnya lagi bisnis ini tidak melihat latar belakang siapapun bisa sukses jika mau konsisten  dan bersungguh-sungguh. Kalau dua  sistem bisnis sebelumnya untuk menjadi sukses sekiranya kita telah sukses duluan,jadi tidak semua orang mampu mengerjakannya. Jadi jangan salah jika ketika kita bergerak di bidang yang terakhir yakni personal franchise penghasilan yang di dapatkan dapat mengalahkan berkali- kali lipat dua sistem bisnis sebelumnya.
Berikut kutipan dari metro tv seputar profesi termahal
Setelah saya pelajari mengapa masih  banyak orang yang berpandangan negatif kepada MLM salah satunya saya temukan jawabannya yaitu karena adanya Money game, takut tertipu, dan lain sebagainya. Memang benar untuk memilih sebuah MLM kita harus teliti. Money game bukan MLM, sistem nya hanya memutar uang didalamnya tanpa ada produk yang dipasarkan, adapun MLM yang sudah legal adalah MLM yang sudah masuk APLI( Asosiasi penjualan langsung Indonesia) dan bagi Indonesia yang mayoritas Muslim hendaknya memperhatikan kelabelan HALAL nya. Beberapa MLM INdonesia telah bersertifikasi syariah, entah dari produk, maupun sistem marketing nya.
Sedikitnya kita akan melihat  apa isi buku Robert T. Kiyosaki yang menjadi buku panduan orang-orang ultra kaya di dunia.
Cashflow Quadrant adalah sebagai berikut:
E | B
——
S | I
E singkatan dari employee. Artinya pegawai. Pegawai adalah orang yang bekerja untuk orang lain baik di pemerintahan maupun perusahaan swasta, jabatan tinggi maupun rendah, sipil mapun militer. Yang jelas mereka punya gaji bulanan/ per periode yang tetap dengan jam kerja tetap. Mereka sangat mencintai kemanan kerja dan kestabilan ekonomi. Mereka takut resiko dan mengharap kontrak hitam di atas putih.
S singkatan dari pekerja lepas atau pekerja untuk diri mereka sendiri. Contoh dokter, pengacara, akuntan publik, seniman, wiraswasta pemilik bisnis kecil dan lain-lain. Mereka menyukai kebebasan ekspresi dan berusaha melakukan segalanya sendiri menurut cara mereka sendiri. Oleh karena itu mereka perfeksionis. Sayangnya mereka kurang mampu mendelegasikan pekerjaan kepada orang lain.
B singkatan dari business owner, yaitu pemilik bisnis yang besar, yang memiliki sistem sehingga tidak menuntut kehadiran mereka untuk berjalan. Sistem dari perusahaan sudah berjalan tanpa campur tangan B sehingga B bisa memiliki kebebasan uang dan waktu karena dibiayai aset mereka berupa perusahaan bersistem tersebut.
I singkatan dari investor, yaitu orang yang menginvestasikan uang mereka dalam jumlah sedikit ke dalam sistem perusahaan lalu mendapat laba yang besar berkali lipat. Banyak orang menduga Investor terkait bursa saham, obligasi. Namun ternyata investasi juga terkait manajemen usaha perusahaan dengan melibatkan kecerdasan finansial. Investasi adalah area bermain orang kaya di mana uang berputar menghasilkan uang.Kuadran E dan S disebut kuadran kiri adalah kerja mencari uang langsung sehingga jika mereka bekerja, mereka akan mendapat uang. Sebaliknya, jika tidak bekerja, penghasilan mereka juga berhenti. Oleh karena itu mereka terpaksa selamanya bekerja (walau ada pensiun). Resiko semua orang adalah kecelakaan, sakit dan meninggal. Tambahan resiko kuadran kiri adalah PHK dan bangkrut. Jika itu terjadi bencana ekonomi akan terjadi kepada mereka.
Kuadran B – I disebut kuadran kanan. Di kuadran ini pelakunya tidak langsung mencari uang, amun membangun aset ulu. Setelah aset mereka jadi, aset itu yang kerja sehingga mereka dapat penghsilan pasif. Kalau punya penghasilan pasif, merka a punya bebas uang dan waktu. Jadi bisa libur kerja, liburan. Jika ada resiko kecelakaan mereka bisa antisipasi dengan pengobatan dan perawatan hidup luxs seperti di TV. Jika aset mereka berkembang, mereka tak perlu khawatir masa depan mreka, keluarga mereka dan keturunan mereka.
 Menurut Robert T. Kiyosaki kebebasan finansial terdapat di kuadran kanan karena aset mampu memberikan penghasilan pasif untuk membantu masalah ekonomi kehidupan semua orang. Oleh karena itu disarankan semua orang ke kuadran kanan ( walau kenyataannya tiap orang suka bermacam-macam kuadran). Untuk masuk kuadran kanan, disarankan masuk kuadran B dulu untuk mempersiapkan uang dan keterampilan finansial. Kuadran I butuh uang banyak untuk modal.
Untuk masuk kuadran B adabeberapa cara:
1). Membangun sistem. Yaitu merintis perusahaan sampai menyusun sistem yang kuat dan stabil.
2). Membeli waralaba. Yaitu membeli hak waralaba yang sudah memiliki sistem teruji kemudian mengmbangkan orang-orang yang menjelankannya.
 3). Membeli pemasaran jaringan. Yaitu waralaba penjualan produk dengan sistem tertentu secara berjenjang (multilevel marketing) sampai rantai tertentu sistem berjalan sehingga distributor bisa pensiun.


Anda Berada di Kuadran Mana?
Apakah Kuadran Itu Sudah Tepat untuk Anda?

Apakah Anda bebas secara finansial? The CASHFLOW Quadrant ditulis bagi Anda yang sudah sampai di persimpangan finansial. Jika ingin memegang kendali atas apa yang Anda lakukan hari ini untuk mengubah masa depan finansial Anda, Anda sebaiknya memetakan langkah Anda. Ini adalah CASHFLOW Quadrant.
The Cashflow Quadrant
E | B
–+–
S | I
Huruf dalam masing-masing kuadran mewakili:
E untuk employee (pegawai),
S untuk self-employed (pekerja lepas),
B untuk business owner (pemilik usaha),
I untuk investor (penanam modal).
Kita masing-masing menempati sedikitnya satu dari keempat kuadran CASHFLOW Quadrant. Tempat kita ditentukan oleh sumber pemasukan kita. Kebanyakan dari kita mengandalkan slip gaji dan karenanya termasuk employee, sementara yang lain self-employed. Kedua kelompok individu ini menempati sisi kiri CASHFLOW Quadrant. Sisi kanan CASHFLOW Quadrant untuk para individu yang menerima pemasukan dari bisnis atau investasi milik mereka.
The CASHFLOW Quadrant adalah tentang keempat jenis orang berbeda yang ada dalam dunia bisnis, tentang siapa diri mereka dan apa yang membuat individu di masing-masing kuadran unik. Anda akan dibantu menentukan di mana posisi Anda sekarang dalam Quadrat, dan Anda akan dibantu memetakan arah untuk mencapai yang posisi yang diinginkan di masa depan ketika memilih jalan Anda sendiri menuju kebebasan finansial. Walaupun kebebasan finansial bisa ditemukan dalam keempat kuadran ini, keterampilan “B” atau “I” akan membantu mencapai target finansial Anda dengan lebih cepat. Seorang “E” yang berhasil seharusnya menjadi seorang “I” yang berhasil juga.
Cashflow Quadrant selalu menekankan pentingnya kecerdasan finansial. Jika ingin beroperasi di sisi kanan kuadran, sisi “B” dan “I”, seseorang harus lebih pandai daripada jika memilih diam di sisi kiri sebagai “E” dan “S”.   Untuk menjadi “B” dan “I”, Anda harus bisa mengendalikan ke arah mana cash flow Anda mengalir. Buku ini ditulis untuk orang-orang yang sudah siap membuat perubahan dalam hidup mereka. Buku ini ditulis untuk orang-orang yang sudah siap bergerak meninggalkan keamanan pekerjaan dan mulai membangun jaringan pipa mereka sendiri untuk mencapai kebebasan finansial.
Kita berada di fajar Era Infomasi dan abad ini akan menawarkan lebih banyak kesempatan untuk mendapatkan keuntungan finansial daripada sebelumnya. Para individu dengan keterampilan “B” dan “I”-lah yang akan dapat melihat dan merebut kesempatan itu. Supaya bisa berhasil dalam Era Informasi, seseorang akan memerlukan informasi dari keempat kuadran. Sayangnya, sistem pendidikan kita masih dalam Era Industri dan hanya menyiapkan para muridnya untuk sisi kiri Quadrant.
Jika Anda sedang mencari jawaban-jawaban baru untuk melangkah maju ke dalam Era Infromasi, maka buku ini ditulis untuk Anda. Buku ini ditulis untuk membimbing Anda dalam perjalanan ke dalam Era Informasi. Buku ini tidak menawarkan semua jawaban… tapi di dalamnya ada pengetahuan penuntun dan pribadi yang sangat dalam, yang saya dapatkan ketika bergerak dari sisi “E” dan “S” CASHFLOW Quadrant menuju sisi “B” dan “I”.







Tidak ada komentar:

Posting Komentar